POLEMIK PENDIDIKAN DI INDONESIA

POLEMIK PENDIDIKAN DI INDONESIA
live smart

Rabu, 10 Desember 2014

CONTOH TUGAS WAWANCARA

rabu, 23 april 2014, pukul 14.00 WIB, Ine Ahyar Hasriza Dan Ranti Mariam ,datang ke rumah se orang guru namanya pak kiki Abdullah untuk mewawancara seputar dunia pendidikan yang menyangkut pautkan tentang internet.
Berikut hasil wawancara  yang telah diolah oleh Ine Ahyar Hasriza Dan Ranti Mariam.

Kiki Abdullah, Guru SDN CILAMPUYANG 03 MALANGBONG
Berkarya dengan internet demi kemajuan pendidikan

Menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah, apalagi berhadapan dengan kemajuan teknologi yang serba digital. Selain mencerdaskan, guru juga harus bertanggung jawab mempersiapkan mental anak didiknya supaya tangguh di era yang akan datang.
Kiki Abdullah, merupakan salah seorang guru yang kerap memberikan opini untuk kemajuan pendidikan Tanah Air melalui blog di internet. Bloggger yang mengabdikan diri sebagai guru di SDN Cilampuyang 03, malangbong ini menerima sejumlah penghargaan atas aktivitasnya itu. Lalu, apa yang sebenarnya ingin dicapai Kiki Abdullah melalui tulisan-tulisannya di blog untukdunia pendidikan Indonesia? Berikut ini petikan wawancara  dengan Kiki Abdullah.


Internet identik dengan hal negatif. Bagaimana menurut Anda dengan adanya internet?

Internet sekarang ini sudah menjadi media virtual. Jadi, itu tergantung orang yang menggunakannya. Seperti halnya media lain, saya pikir internet ketika dimanfaatkan secara positif akan banyak hal-hal yang kita dapatkan di luar dugaan. Namun, ketika digunakan oleh orang-orang iseng atau digunakan untuk hal yang negatif, internet juga akan menjadi sesuatu yang sangat tidak bermanfaat.
Sejak 1990-an kita ini merupakan generasi digital native, penduduk asli dunia virtual. Tak heran jika generasi sekarang akrab dengan piranti internet seperti facebook, twitter, blog, dan lain sebagainya. Situasi itu tidak mungkin kita tolak. Untuk itu,internet tetap memberikan kita manfaat, melalui internet kita secara cepat mendapatkan informasi.

Lalu, apa kaitannya dengan dunia pendidikan di Indonesia?

Nah, seperti yang saya katakan tadi, generasi sekarang adalah digital native sehingga perlu adanya kesadaran bagi pendidik atau guru untuk bisa mengarahkan generasi sekarang supaya bisa memanfaatkan internet dengan baik. Kalau generasi sekarang tidak mendapat arahan secara baik, tentu ke depan generasi kita akan rusak.
Tidak harus dilarang, kalau dilarang justru mereka akan melakukan tindakan-tindakan di luar pengawasan kita sehingga justru tidak baik tadi. Siswa kita arahkan, saya yakin mereka dapat memanfaatkan internet ini demi kebaikan masa depan mereka.

Hal itu pula yang membuat Anda aktif menyampaikan gagasan melalui internet?

Awalnya saya ini memang suka menulis. Sering tulisan-tulisan saya itu dimuat di beberapa media cetak, terutama di majalah pendidikan. Namun, banyak juga tulisan saya yang tidak dimuat karena kebijakan redaksi. Padahal, tulisan itu saya buat dengan serius dan banyak menghabiskan stamina. Nah, mulai saat itu saya berpikir tidak mau tergantung dengan kebijakan redaksi. Akhirnya saya memilih menjadi redaksi bagi diri sendiri menuangkan gagasan dengan membuat blog.




Sejak kapan Anda nge-blog?

Mulai nge-blog tahun 2007. Saat itu jaringan internet masih terbatas sehingga untuk mencari informasi yang saya butuhkan harus lari ke waret (warung internet) yang jaraknya cukup jauh. Pada 2008, akhirnya saya pasang saluran antena internet sendiri di rumah mengingat kebutuhan untuk menghidupi blog saya. Selain itu, nge-blogmerupakan aktivitas saya di sela-sela saya sebagai guru.



Apa saja gagasan yang ingin Anda sampaikan lewat blog?

Pada prinsipnya ada tiga hal yang saya bidik, yakni budaya, sastra, dan pendidikan. Namun, memang terkesan lebih banyak untuk perkembangan pendidikan Indonesia. Lewat blog ini, saya ingin bertukar pikiran dengan guru lain untuk memajukan dunia pendidikan. Saya berpikir, menjadi seorang guru harus punya visi dan misi ke depan lebih baik. Selain itu, guru bukan hanya menyampaikan kurikulum, melainkan juga harus bisa menjadi inspirasi bagi generasi sekarang.

Bagaimana pandangan Anda tentang pendidikan Indonesia sekarang?

Dunia pendidikan sekarang semakin rumit dan kompleks. Tidak hanya pada persoalan menghadapi dunia digital, tapi juga rentan dimasuki politik. Untuk itu, seorang guru harus update perkembangan dan pengetahuan diri sendiri supaya mampu menghadapi persoalan yang dihadapi. Sudah banyak tulisan yang saya tuangkan di blog, itu wujud saya untuk sharing demi kemajuan pendidikan Indonesia.
Pada prinsipnya, saya ingin guru harus cerdas, arif, dan matang dalam hal pengetahuan. Nah, kecerdasan guru yang juga harus ditularkan kepada anak didiknya ada empat, yakni kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan sosial. Empatkecerdasan ini menjadi penting untuk guru dan pembekalan anak didiknya. Guru sebenarnya tidak harus sarja na itu menurut saya karena apa gru yang pangkatnya sajana pun belum tentu bias mengenal karakteristik setiap anak didiknya karena karakteristik yang akan timbul dari anak didik dan bias di ketahui oleh seorang guru itu bsa di lakukan dengan pendekatan terhadap anak didik itu, jadi meskipun sajana tetapi belum bias seperti itu maka guru itu belum bias di sebut guru yang professional “tetapi ya saya sendiri juga belum bias seperti itu karena saya baru masuk dunia pendidikan baru dua taun tmt saya pun tanggal 1 september 2012 jadi belum mengenal semuanya tentang masalah itu hanya sekedar belajar. Sebenarnya saya jga belum pantas untuk di sebut pendidik karena saya masih tahap di didik” tetapi dengan tanggung jawab saya yang sekarang harus gimana lagi pasti saya jalani dengan ikhlas soalnya jadi guru bagi saya sangat bangga dan cita-cita saya sejak saya mash kecil”. Ujar kiki saat di wawancarai.

Sejauh mana blog Anda mempengaruhi dunia pendidikan di Indonesia?

Blog itu kan menjadi salah satu media virtual. Melalui blog ini tentu ada sesuatu yang ingin saya sampaikan kepada publik. Selama ini internet merupakan alat komunikasi yang cepat dan mudah. Nah, blog juga alat komunikasi yang mudah sekaligus jangkauannya sangat luas. Setidaknya, blog yang berisi tulisan-tulisan saya itu mampu memberikan pencerahan dan inspirasi rekan sejawat.

Bagaimana dengan keluarga?

Keluarga sangat mendukung sekali. pacar saya sangat tahu kegemaran saya menulis. Selain itu, saya juga masih meluangkan banyak waktu untuk keluarga, terutama, seseorang yang saya sayangi. Dan dorongan semuanya terutama pacar saya yang selalu nyemangatin saya untuk terus berkarya apalagi saya gaulnya dengan laptop atau computer dan menjabat sebagai operator . pasti akan lebih banyak kesempatan untuk berkarya buat menciptakan hal yang baru dan positif dengan mengajarkan kepada anak didik untuk belajar menjadi seseorang yang menciptakan sesuatu hal yang di anggap membahayakan dan di anggap ga pentik tetapi menjadi lebih penting dan member kesan. Tetapi saya juga menyaring semua yang saya lakukan karena ada hal positif dan negatipnya itu yang harus kita tau laptop sebenarnya banyak pusngsi tetapi kita harus tau mana pungsi yang baik buat kita dan engga buat semuanya . jadi tetap berkarya dalam kebaikan jangan berkarya dalam keburukan pasti keluarga pun support semua yang kita lakuin asalkan itu yang terbaik buat semuanya.

Bagaimana harapan Anda ke depan?

Harapannya, semua guru bisa nge-blog. Ya, karena guru harus memiliki sisi kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Saya juga berharap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bisa memperhatikan upaya guru membuat blog karena saya pikir ini akan berdampak positif bagi dunia pendidikan.


Menurut anda apakah jejaring social banyak manfaatnya khususnya di kalangan pelajar?

Di kalangan anak muda (pelajar), pemanfaatan internet terkesan negatif. 
Persepsi ini muncul akibat dari banyaknya penyimpangan sosial oleh para pelajar dengan memanfaatkan internet. Video porno banyak beredar di kalangan pelajar karena “bantuan” oleh internet. Fasilitas game online sering menghipnotis pelajar sehingga lupa akan hitahnya sebagai pelajar. Warung internet dijejali oleh antrian pelajar baik pada jam sekolah maupun di luar jam sekolah. Jejaring sosial kadang disalah artikan sebagai media penipuan dan hubungan sesat. Serta banyak kejahatan (cyber crime) yang dilakukan oleh para pelajar.namun sebenarnya banyak hal positif yang bisa kita dapatkan ,diantara manfaat yang ada yaitu dalam hal pendidikan.

Seperti disebutkan di atas, komunikasi adalah salah satu keuntungan terbesar dari internet dalam pendidikan. Siswa dapat menghubungi siswa lain atau guru mereka melalui E-mail jika mereka memiliki pertanyaan tentang informasi apapun. Berbagi informasi, diskusi tentang topik tertentu, dll dapat dengan mudah dilakukan dengan menggunakan internet. Pada saat yang sama, guru juga dapat menghubungi orang tua dan wali murid menggunakan Internet.

Jadi bagai mana solusi tepat nya untuk mengatasi penggunaan internet supaya tidak menyimpang?

Untuk masalah penyimpangan itu tergantung diri yang memainkanya karena internet harus penuh dengan kesadaran si pengguna. Mungkin kalau anak kecil harut penuh dalam bimbingan orang tua dan untuk remaja juga sama karena sekarang lebih banyak jejaring social yang menyediakan chating otomatik harus penuh tanggung jawab untuk dirinya sendiri karena banyak kasus dari jejaring social tersebut contoh ada seorang perempuan mati karena facebook itu bukan mati karena di makan facebook tetapi sabab musababnya facebook nah seperti itu mungkin. Jadi kita di harapkan untuk di kalangan pelajar di mohon untuk mengerti apa yang akan kita kerjakana dan kita perbuat karena semua yang kita kerjakan menjamin apa keselamatan diri kita dan kita yang akan merasakanya.

Saran anda untuk pengguna internet gimana ?

Saran saya adalah tolong untuk pengguna internet pergunakan waktu dan internetan seperti browsing, chating. Download, upload. Yang penting dan berguna karena ada hal yang lebih baik di kerjakan oleh kita dan demi kebaikan kita. Keselamatan ada di tangan kita sendiri dan harus di jaga oleh kita sendiri.  Berkarya lah denga adanya pasilitas seperti ini karena dengan kita berkarya orang lain akan menghargai kita.































Biodata:
Nama
:
Kiki Abdullah
Lahir
:
Garut 11 Desember 1994
Pekerjaan
:
Guru SD Cilampuyang 03 & MTs Ma’arif 03
Alamat
:
Kp. Pasar Kolot Km.3 Malangbong
:
SD sekarwangi 02. Cikadu, (2006), SMP Darmaraja 01 (2007)                 MTs Ma’arif 01 (2009) MA YPI AL ULFAH lewo baru (2010) MAS MA’ARIF 01 (2012) Malangbong
Pekerjaan
:
Guru Kelas 5 di SD Cilampuyang 03, Operator Sekolah Di SD Cilampuyang 03 (2012)  sampai sekarang



Reaksi:

0 komentar :

Poskan Komentar