POLEMIK PENDIDIKAN DI INDONESIA

POLEMIK PENDIDIKAN DI INDONESIA
live smart

Rabu, 10 Desember 2014

moto paskibra

beranda-brigaspad
Paskibraka itu, “tidak takut salah, tidak takut kalah tidak takut jatuh, tidak takut mati, takut mati jangan hidup takut hidup mati sekalian”.
Bagi seorang anggota paskibra, khususnya paskibraka, kalimat tersebut sudah tidak asing lagi, kalau anda tanya kepada setiap anggota paskibra kalimat tersebut merupakan kalimat yang menjadi makanan setiap harinya dalam masa masa latihan..
Kalimat diatas adalah salah satu semboyan atau yell yang sering diteriakkan anggota paskibraatau paskibraka. Sebuah yell yang selalu memberikan semangat tersendiri disaat-saat lelahnya latihan, terutama saat latihan PBB (Peraturan Baris berbaris)

Postingan yang akan sedikit menguraikan atau membahas tentang isi dari yell tersebut.

Tidak takut salah
siapa sih didunia ini yang tidak pernah melakukan kesalahan? hanya dalam prakteknya ada dua bentuk kesalahan disini. Yang disengaja dan yang tidak disengaja. Seseorang jika tahu sesuatu itu adalah hal yang salah, secara nurani tentu saja akan menghindarinya. Sedangkan kesalahan yang tidak disengaja lebih kepada ketidak tahuan.
Hubungannya dengan kalimat tidak takut salah adalah,
1. Lakukan segala sesuatu itu menurut aturan yang ada, orang yang tahu sesuatu itu salah dan dia tidak melakukannya sudah pasti "[B]tidak takut salah[/B]"
2. Ada keadaan dimana kita ragu atau sulit menentukan tindakan yang benar, nah saya akan tanya, kalau kita tidak tahu apa yang seharusnya kita lakukan? jawabannya pasti bertanya,.seratus untuk saya,..he he he... (biar nggak terlalu serius,.!!) yups bertanya akan sesuatu untuk menentukan tindakan yang benar!
“Saat seseorang telah melakukan hal yang benar, maka orang tersebut sudah seharusnya tidak takut salah”

Tidak takut kalah!
Apa maksud dari kalimat ini? Kalah atau menang kadang merupakan suatu batasan dari suatu kompetisi. Paskibra merupakan sebuah kompetisi yang tiada akhir. Jika seorang anggota melangkah dengan rasa takut akan kekalahan maka sejadinya dia telah kalah. Ketakutan akan kekalahan merupakan hal yang seharusnya dihindari karena pokok suatu kemenangan bukan terletak dari berhasil atau tidaknya suatu pekerjaan, melainkan makna dari pekerjaan itu sendiri.
“Kompetisi sejadi dalam Paskibra bukanlah mengalahkan paskibra lain melainkan mengalahkan diri sendiri, sudahkah kita mengalahkan diri kita sendiri?”

Tidak takut jatuh
Jatuh disini bukan dimaksudkan terjatuh dalam arti yang sebenarnya. Jatuh adalah keadaan dimana kita berada dalam kondisi terendah. Hal yang sangat ditakutkan setiap orang. Ketakutan akan “jatuh”nya diri. Setiap orang pernah mengalami hal ini, karena ini merupakan sebuah proses pembelajaran. Jika seorang anggota paskibra mampu belajar dari kejatuhannya, maka sudah pasti dia akan menemukan karakter sejatinya, bukan karakter yang dia ambil dari orang lain.

Tidak takut mati
Setiap yang bernyawa pasti mati. Kalau hal ini merupakan sesuatu yang pasti, untuk apa kita takutkan, ketakutan yang kita alami hanya akan membuat kita terpaku dan tidak melakukan apa-apa sehingga kita dalam keadaan stagnan. Tidak ada sesutu karya yang kita lakukan. Tidak takut mati disinipun bisa berarti bahwa dalam melakukan sesuatu yang benar, harus didukung oleh kerja keras sehingga seakan akan seorang anggota paskibra itu tidak takut mati.

Takut mati jangan hidup
Jika kita dian stagnan tanpa melakukan suatu karya ataupun kreatifitas yang menunjukkan eksistensi kita seperti dibahas diatas, sesungguhnya keadaan kita sama halnya seperti mati. Semangat juang merupakan bekal dalam mengarungi segala kemungkinan. “Prepare and ready” harus menjadi bagian dari karakter seorang paskibra.

Takut hidup, mati sekalian
Tidak seperti halnya orang yang takut mati, orang yang takut hidup adalah orang yang diliputi keputus asaan, seorang paskibra sudah selayaknya menjadi orang yang tak kenal putus asa, selalu mengatasi segala halangan dan rintangan demi mencapai tujuan yang diharapkan.

Reaksi:

0 komentar :

Posting Komentar